Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota Batam (Pemko) Batam, kolaborasi untuk menyiapkan pelayaran dengan Roro, menuju Johor, Malaysia. Pelayaran itu diharap memperkuat konektivitas kedua negara, hingga mobil dari Batam bisa lalu lalang di Malaysia dan demikian sebaliknya. Sama seperti mobil Malaysia bisa lalulalang di Singapura.
Rencana itu diungkapkan Kepala Badan Pengusahaan (BP) yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Sabtu (25/5/2024) di Batam. Saat itu, Rudi didampingi Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Onn Hafiz Ghazi bersama rombongan.
“Selain memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia, lahirnya rute Ro-Ro baru Batam – Johor nantinya mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian Kota Batam,” kata Rudi.
Dimana, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro itu sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.
“Pembukaan rute Ro-Ro menjadi prioritas kami. Karena semakin cepat kita wujudkan, maka semakin cepat pula perekonomian kedua wilayah tumbuh,” ujarnya.
“Tadi Menteri Besar Johor sudah menyampaikan akan didiskusikan lebih lanjut terkait persiapan infrastruktur di sana dengan kementerian terkait, sembari pelabuhan di Batam membenahi infrastruktur pendukung pelabuhannya,”
Tidak berhenti di situ, Muhammad Rudi juga membahas rencana pembangunan terminal baru di Terminal Ferry Internasional Batam Center untuk mempermudah wisatawan asing dari Batam dan ke Johor dan sebaliknya.
“Pengembangan pelabuhan Batam Center kami khususkan untuk mendorong sektor pariwisata. Selain itu, jumlah tenaga kerja Indonesia di Johor juga cukup banyak, jadi saya rasa pengembangan ini juga akan bermanfaat untuk mereka,” pungkas Muhammad Rudi.***






