Atletik Tanjungpinang Sukses Borong 12 Emas POPDA X Kepri 2026 di Karimun

banner 120x600

Karimun – Kontingen cabang olahraga atletik Kota Tanjungpinang tampil dominan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepulauan Riau 2026. Bertanding di Karimun, para atlet muda Tanjungpinang sukses memborong 12 medali emas dan mengantarkan daerahnya memuncaki klasemen sementara perolehan medali cabang atletik.

Berdasarkan rekapitulasi resmi perolehan medali yang ditandatangani Technical Delegate cabang atletik, Viter Zastra, hingga Minggu (5/7/2026), Tanjungpinang mengoleksi total 23 medali, terdiri atas 12 emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Tanjungpinang unggul cukup jauh dari daerah pesaing.

banner 325x300

Di posisi kedua, Kabupaten Lingga mengumpulkan 15 medali dengan rincian 5 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. Posisi ketiga ditempati Kabupaten Bintan dengan total 13 medali, terdiri dari 4 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.

Sementara itu, Kota Batam berada di peringkat keempat dengan raihan 18 medali, yakni 3 emas, 6 perak, dan 9 perunggu. Kabupaten Natuna menempati posisi kelima dengan satu medali perak dan satu perunggu, sedangkan tuan rumah Karimun berada di peringkat keenam dengan satu medali perunggu.

Adapun Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi satu-satunya daerah yang tidak meraih medali karena tidak mengirimkan atlet pada cabang atletik.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanjungpinang, Ruly Friadi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten, kerja keras para atlet, serta sinergi yang terjalin antara atlet, pelatih, dan pengurus.

“Capaian ini adalah hasil dari proses pembinaan yang terus dijaga secara konsisten. Kami menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial cabang atletik yang telah berjuang mengharumkan nama Tanjungpinang di ajang POPDA Kepri 2026,” ujar Ruly, Senin (6/7/2026).

Menurut dia, raihan 12 medali emas tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pelajar di Tanjungpinang berjalan pada arah yang tepat. Prestasi itu sekaligus menjadi modal penting untuk menyiapkan bibit-bibit atlet masa depan yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Prestasi ini bukan sekadar angka dalam klasemen, tetapi bukti nyata bahwa pembinaan atlet muda di Tanjungpinang berada di jalur yang benar. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan generasi juara di masa mendatang,” katanya.