Bintan – Warga Desa Pengudang bersama tokoh setempat mengeluhkan kebijakan Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Pengudang dalam penyusunan RKPDes 2026.
“Kami heran, dengan kebijakan yang dibuat buk Pj Kades, jika ada perubahan RKPdes, dalam aturan penyusunan SK baru itu harus Musdes. Tapi beliau tidak melaksanakan ini,” ungkap salah seorang warga Pengudang melalui ponsel kepada wartawan.
Dirinya mengungkapkan secara singkat prosedur Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. beberapa poin kekecewaan masyarakat setempat terhadap kebijakan Pj Kades Pengudang, yang dianggap berlawanan aturan.
“Dalam pasal pasal Undang-undang desa itu jelas, bermusyawarah itu jelas apalagi dalam kebijakan penting seperti RKPDes ini,” bebernya.
Bahkan tokoh masyarakat setempat Rahmad (bukan nama asli) menyebutkan, persoalan inti dalam masalah ini adalah ada pembahasan yang menurutnya ganjal. yakni pembahasan perubahan RKPdes 2026.
Perubahan RKPDes 2025-2026 ini, dikarenakan ada program baru Pusat tentang ketahanan pangan yang masuk di Bumdes serta kegiatan Koperasi Desa Merah Putih.
Pihkanya mengklaim, dalam perubahan ini Pj Kepala Desa Pengudang telah pun membuat Surat Keputusan (SK) tanpa adanya Musyawarah Desa
tentang pembentukan tim RKPDes Perubahan Tahun 2025 dab Tim RKPDes Tahun 2026.
“Bagi kami ini kegagalan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab,” tegasnya.
Sementara dikesempatan berbeda, Pj Kades Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Indrayani S,Sos, mengkalim bahwa tuduhan yang ditujukan terhadap kebijakan tersebut tidak benar. Pihaknya, menegaskan bahwa benar ada perubahan RKPDes baru karena mengakomodir program pemerintah pusat.
“Kalau disampaikan tidak ada musyawarah itu tidak mungkin, kami ada bukti-buktinya, bahkan ada undangan agenda dan dokumentasi pertemuannya,” terangnya.
Secara singkat dia menjelaskan tentang perubahan RKPDes 2025 ini tidak ada perubahan angka melainkan hanya perubahan pada penjudulan. Dimana penyebutannya awalnya pembiayaan modal berubah menjadi penyertaan modal.
“Ada perubahan tentang penjudulannya, hanya saja untuk tim nya masih orang-orang lama,” ungkapnya demikian.






