BATAM – Momentum bulan suci Ramadhan 1444 H/2023 M, dimanfaatkan banyak kalangan untuk berbagi dengan sesama, tak terkecuali Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto.
Politisi PDI Perjuangan ini kembali menyalurkan rezekinya dengan berbagi kepada masyarakat di sekitar Bengkong serta massa pendukungnya yang menamakan diri ‘Sahabat Nuryanto’ pada Minggu (16/4/2023) sore.
Dalam kegiatan ini, tercatat 400 paket sembako yang berisikan beras, gula, minyak goreng hingga tepung ini dibagikan merata kepada warga.
Selain pembagian paket sembako, pria yang akrab disapa Cak Nur ini pun mengajak warga untuk berbuka puasa bersama.
“Ini bulan yang barokah, ibadah yang kecil akan diberi imbalan berlipat-lipat, yang penting kita ikhlas. Minimal bisa meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat kepada sesama yang membutuhkan,” tegasnya.
Kegiatan ini, tambahnya, juga menjadi ajang dalam membangun silahturahmi berkelanjutan sekaligus saling mendoakan sesama. Khususnya di bulan suci ramadhan ini.
“Ini menjadi ajang membangun hubungan tali silahturahmi berkelanjutan dan saling mendoakan satu dengan yang lainnya. Dan apa yang kita lakukan ini kiranya menjadi berkah untuk bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ngatino, warga Bengkong Permai mengaku sangat senang menerima paket sembako dari Ketua DPRD Batam ini, sekaligus bisa bersalaman dengan dengan pimpinan dewan mereka.
Pihaknya berharap kegiatan ini terus di lakukan karena tidak sedikit warga yang masih membutuhkan. Dan hal ini menjadi bentuk perhatian dari wakil rakyat terhadap masyarakat.
”Tentu kepedulian seperti ini sangat membantu disaat ekonomi sulit, mana ojek pangkalan sepi kalah dengan online. Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Cak Nur,” tegasnya.(r)
Berita Terkait
BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepastian hukum di wilayah kerja BP Batam. Penguatan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan Polri di Balairung Sari BP Batam, Jumat (21/8/2026). MoU tersebut ditandatangani Kepala BP Batam Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, bersama Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran. Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga menandatangani Naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), yang ditandatangani Amsakar Achmad bersama Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran dan pemanfaatan data serta informasi, bantuan pengamanan, penanganan konflik sosial, penegakan hukum, peningkatan kapasitas dan pendayagunaan sumber daya manusia, serta pemanfaatan sarana dan prasarana. Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan Batam tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. “Penguatan kolaborasi antara BP Batam, Polri, dan Polda Kepri dinilai penting seiring dengan posisi Batam sebagai kawasan strategis nasional dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia,” ujar Amsakar. Dengan dukungan situasi keamanan yang kondusif dan kepastian hukum yang terjaga, BP Batam optimistis iklim investasi dan aktivitas ekonomi di Batam dapat terus berkembang secara berkelanjutan. “Kami juga berharap penandatanganan ini dapat memperkuat soliditas BP Batam dan Polri dalam penyelesaian permasalahan hukum di Kota Batam,” harap Amsakar. Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan perpanjangan kerja sama ini merupakan momentum untuk memperbarui sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Batam. “Keinginan kami adalah, Polri hadir tidak hanya sebagai security provider, tapi juga sebagai partner pembangunan,” ujar Fadil. Agar cita-cita tersebut terwujud, Fadil meminta jajaran Polda Kepri mengawal implementasi kerja sama tersebut agar tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. “Saya titip kepada Kapolda Kepri dan jajaran agar Nota Kesepahaman ini betul-betul dikawal implementasinya,” kata Fadil.***