Utama  

Musrenbang Bertahun-tahun Tak Berbuah Hasil, Jalan Kampung Ciklatif Kian Memprihatinkan

Kondisi ruas jalan menuju Kampung Ciklatif, Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, mengalami kerusakan di sejumlah titik. Warga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan usulan perbaikan yang telah berulang kali diajukan melalui Musrenbang. (Foto: Dok/...)
banner 120x600

LINGGA – Bertahun-tahun menanti, harapan masyarakat Kampung Ciklatif, Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, untuk menikmati akses jalan yang layak masih sebatas angan. Meski usulan perbaikan berkali-kali digulirkan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), ruas jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu hingga kini belum juga tersentuh perbaikan.

Setiap musim hujan datang, penderitaan warga seolah kembali berulang. Badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur, lubang-lubang menganga tertutup genangan air, sementara pengendara harus berjibaku menghindari kerusakan yang mengintai keselamatan di setiap lintasan.

banner 325x300

Tak hanya menghambat mobilitas, rusaknya akses jalan tersebut juga menjadi penghambat roda perekonomian masyarakat. Aktivitas warga, distribusi hasil kebun, hingga perjalanan anak-anak menuju sekolah ikut terdampak akibat kondisi jalan yang terus memburuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tingginya intensitas curah hujan mempercepat kerusakan jalan. Permukaan yang telah lama rusak semakin terkikis hingga meninggalkan lubang-lubang besar di berbagai titik.

Ketua RT 01 Kampung Ciklatif, Mansyur, mengatakan masyarakat sudah terlalu lama menunggu perhatian pemerintah. Menurutnya, kondisi jalan saat ini bukan lagi sekadar mengurangi kenyamanan, melainkan telah mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kalau hujan, banyak lubang yang tertutup genangan air sehingga pengendara sulit mengetahui kondisi jalan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini karena setiap hari dilalui masyarakat dan kendaraan umum. Sudah seharusnya jalan ini mendapat perhatian agar aktivitas warga tidak terganggu,” ujar Mansyur, Kamis (16/7/2026).

Kepala Desa Sungai Harapan, Malisi, mengungkapkan bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam. Usulan perbaikan telah berulang kali diajukan melalui Musrenbang, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Menurutnya, ruas jalan yang mengalami kerusakan mencapai sekitar dua kilometer. Dengan panjang tersebut, perbaikan tidak mungkin mengandalkan Dana Desa yang memiliki keterbatasan anggaran.

“Kalau mengandalkan Dana Desa tentu tidak mencukupi karena panjang jalan yang harus diperbaiki sekitar dua kilometer. Usulan sudah beberapa kali kami sampaikan melalui Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum juga terealisasi,” katanya.

Malisi berharap Pemerintah Kabupaten Lingga melalui instansi terkait segera turun tangan sebelum kerusakan semakin parah. Jika pengaspalan belum memungkinkan dilakukan, ia meminta setidaknya dilakukan pengerasan jalan agar masyarakat tidak terus menjadi korban buruknya infrastruktur.

“Harapan kami minimal dilakukan pengerasan jalan terlebih dahulu. Saat hujan, kondisinya sangat memprihatinkan dan menjadi hambatan bagi aktivitas serta perekonomian masyarakat. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah agar persoalan ini segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

(Adhe Bakong)