Tanjungpinang – Persiapan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di tingkat Kota Tanjungpinang telah dimulai.
Panitia HPN 2026 optimis serangkaian kegiatan tersebut dapat berlangsung meriah dan penuh kebersamaan dalam mensukseskan peringatan HPN mendatang
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, Suhardi menegaskan bahwa HPN bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan daerah.
“Saya berharap seluruh panitia dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, solid, dan penuh tanggung jawab. Kesuksesan HPN ini bukan hanya milik panitia, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh insan pers,” tegas Suhardi.
Ia menambahkan, melalui HPN, insan pers diharapkan mampu menunjukkan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 Kota Tanjungpinang, Rodi Yandri, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah tersebut.
Ia menegaskan kesiapan panitia dalam menyusun dan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan HPN secara maksimal.
“Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh rekan-rekan wartawan, kami optimistis HPN 2026 di Tanjungpinang dapat berjalan sukses, meriah, dan memberikan dampak positif bagi dunia jurnalistik maupun masyarakat luas,” ujar Iyan.
Sejumlah agenda sosial dan kemasyarakatan telah disiapkan, di antaranya bakti sosial berupa santunan anak yatim di panti sosial, donor darah, senam sehat bersama, penghargaan sahabat PWI Tanjungpinang, hingga berbagai perlombaan.
Tak hanya itu, panitia juga merencanakan lomba karya jurnalistik dan fotografi yang terbuka bagi wartawan maupun masyarakat umum dengan total hadiah jutaan rupiah
Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 rencananya akan digelar pada 8 Februari 2026 di lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, HPN 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan bagi insan pers, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan kontribusi nyata bagi masyarakat Tanjungpinang.
Berita Terkait
BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepastian hukum di wilayah kerja BP Batam. Penguatan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan Polri di Balairung Sari BP Batam, Jumat (21/8/2026). MoU tersebut ditandatangani Kepala BP Batam Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, bersama Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran. Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga menandatangani Naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), yang ditandatangani Amsakar Achmad bersama Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran dan pemanfaatan data serta informasi, bantuan pengamanan, penanganan konflik sosial, penegakan hukum, peningkatan kapasitas dan pendayagunaan sumber daya manusia, serta pemanfaatan sarana dan prasarana. Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan Batam tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. “Penguatan kolaborasi antara BP Batam, Polri, dan Polda Kepri dinilai penting seiring dengan posisi Batam sebagai kawasan strategis nasional dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia,” ujar Amsakar. Dengan dukungan situasi keamanan yang kondusif dan kepastian hukum yang terjaga, BP Batam optimistis iklim investasi dan aktivitas ekonomi di Batam dapat terus berkembang secara berkelanjutan. “Kami juga berharap penandatanganan ini dapat memperkuat soliditas BP Batam dan Polri dalam penyelesaian permasalahan hukum di Kota Batam,” harap Amsakar. Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan perpanjangan kerja sama ini merupakan momentum untuk memperbarui sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Batam. “Keinginan kami adalah, Polri hadir tidak hanya sebagai security provider, tapi juga sebagai partner pembangunan,” ujar Fadil. Agar cita-cita tersebut terwujud, Fadil meminta jajaran Polda Kepri mengawal implementasi kerja sama tersebut agar tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. “Saya titip kepada Kapolda Kepri dan jajaran agar Nota Kesepahaman ini betul-betul dikawal implementasinya,” kata Fadil.***