LINGGA – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, meluruskan pemberitaan yang berkembang terkait pernyataannya mengenai PT Cipta Persada Mulia (PT CPM). Ia menegaskan, informasi yang beredar seolah-olah dirinya baru mengetahui aktivitas pertambangan timah laut perusahaan di Pulau Pekajang merupakan penafsiran yang tidak sesuai dengan konteks pernyataan yang sebenarnya.
Novrizal menjelaskan, pernyataan yang disampaikannya kepada wartawan pada Rabu (15/7/2026) malam berkaitan dengan agenda silaturahmi PT Cipta Persada Mulia bersama sejumlah awak media dan beberapa pemangku kepentingan yang berlangsung di Kedai Kopi Merdeka, bukan mengenai aktivitas operasional perusahaan di wilayah Pulau Pekajang.
Menurutnya, sesaat setelah kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung, dirinya dihubungi oleh wartawan untuk dimintai tanggapan mengenai acara yang digelar PT CPM. Saat itu, ia menjawab belum mengetahui adanya kegiatan silaturahmi tersebut karena memang tidak memperoleh informasi sebelumnya.
Namun, jawaban tersebut kemudian berkembang menjadi pemberitaan yang mengesankan seolah-olah dirinya baru mengetahui keberadaan atau aktivitas pertambangan PT CPM di Pulau Pekajang. Novrizal menilai penyampaian informasi tersebut telah keluar dari konteks yang dimaksud sehingga memunculkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
“Yang saya maksud saat itu adalah saya tidak mengetahui adanya kegiatan silaturahmi PT CPM pada malam itu. Bukan berarti saya baru mengetahui aktivitas pertambangan perusahaan di Pulau Pekajang. Konteksnya berbeda, dan saya merasa perlu meluruskannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tegas Novrizal. Selasa, (21/07/26).
Ia berharap klarifikasi ini dapat menjadi rujukan yang utuh bagi masyarakat sekaligus menghentikan berkembangnya interpretasi yang tidak sesuai dengan fakta.
Menurut Novrizal, penyampaian informasi kepada publik harus dilakukan secara utuh dan proporsional agar tidak mengubah makna pernyataan narasumber maupun memunculkan polemik yang sebenarnya dapat dihindari.
Melalui klarifikasi ini, Novrizal menegaskan bahwa pernyataannya sejak awal hanya merujuk pada ketidaktahuannya terhadap agenda silaturahmi PT Cipta Persada Mulia bersama awak media pada malam itu, bukan terhadap aktivitas pertambangan perusahaan di Kabupaten Lingga sebagaimana dipersepsikan dalam sejumlah pemberitaan.
(Adhe Bakong)






