Eksistensi TBM se Kepri: Menembus Pulau, Menguatkan Gerakan Literasi

banner 120x600

Kepri – Gerakan literasi di Kepulauan Riau terus memperlihatkan keteguhan. Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepulauan Riau merampungkan pemetaan TBM di seluruh kabupaten/kota hingga November 2025. Total 120 TBM tercatat tersebar di tujuh daerah, dan 84 di antaranya telah menjadi anggota Forum TBM.

Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem literasi di wilayah kepulauan yang penuh tantangan mulai dari jarak antarpulau, keterbatasan transportasi laut, hingga minimnya infrastruktur pendukung.

banner 325x300

Sebaran TBM per daerah

Kabupaten Bintan: 11 TBM (10 anggota Forum TBM)
Kota Batam: 40 TBM (26 anggota)
Kabupaten Natuna: 31 TBM (21 anggota)
Kota Tanjungpinang: 21 TBM (10 anggota)
Kabupaten Lingga: 4 TBM (2 anggota)
Kabupaten Kepulauan Anambas: 7 TBM (6 anggota)
Kabupaten Karimun: 6 TBM (seluruhnya anggota)

Para pengelola TBM di berbagai pulau terus bergerak menyediakan layanan baca, ruang kreatif, hingga literasi digital. Meski harus menembus jarak dan cuaca laut yang tidak menentu, mereka tetap menjaga agar ruang-ruang pengetahuan tetap hidup.

Ketua PW Forum TBM Kepulauan Riau, Harken menegaskan bahwa pendataan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan gerakan literasi di kawasan kepulauan.

“Pemetaan ini bukan hanya angka. Ini adalah cara kami memastikan setiap TBM—baik di pusat kota maupun di pulau terluar mendapatkan dukungan yang layak. Gerakan literasi di Kepri hanya bisa kuat jika kita saling terhubung, saling menopang, dan saling menjaga,” ujar Ketua PW Forum TBM Kepulauan Riau di Tanjungpinang, 27 November 2025.

Ia juga menambahkan bahwa pendataan ini menjadi upaya untuk merajut jejaring yang lebih kokoh antara Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, dan para pengelola TBM di lapangan.

“Kepri adalah provinsi kepulauan. Jarak yang jauh tidak boleh membuat gerakan literasi melemah. Justru di sini semangat itu diuji. TBM adalah rumah belajar yang harus terus kita hidupkan bersama,” tegasnya.

Forum TBM Kepri berharap hasil pemetaan ini dapat memperkuat kolaborasi, membuka peluang program, serta memastikan penguatan literasi dapat dirasakan hingga ke pulau-pulau yang paling terpencil.