Tanjungpinang – Tim Pengabdian Masyarakat Program Kompetitif Nasional yang didanai melalui hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikti-saintek Tahun 2025, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), gelar sosialisasi dan pelatihan di Balai Desa Pengujan, Bintan pada 15-16 November 2025.
Kegiatan ini mengangkat tema pemanfaatan potensi lokal hasil perikanan sebagai upaya pencegahan stunting.
Hadir sebagai narasumber Adam, Fernando dan anggota tim turut hadir mitra pengabdian ibu-ibu PKK sekaligus kader posyandu.
Dalam pemaparannya Adam menyampaikan bagaimana memanfaatkan ikan lokal yang kaya protein untuk meningkatkan gizi dan mencegah stunting.
“Pemanfaatan ikan lokal sebagai sumber protein merupakan langkah penting untuk meningkatkan gizi keluarga. Ibu-ibu sebagai penggerak utama rumah tangga perlu memahami bahwa pencegahan stunting dimulai dari pemilihan bahan pangan yang bergizi dan mudah diolah,” jelasnya.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan ikan menjadi menu cemilan sehat, seperti nugget sayur, rolade ikan, dan fish roll. Ibu-ibu PKK sekaligus kader posyandu Desa Pengujan mengikuti kegiatan dengan sangat antusias.
Para kader mengaku pelatihan ini sangat membantu, karena mereka memiliki tugas untuk menyusun menu stunting setiap bulan di tiga posyandu Desa Pengujan.
Ketua pelaksana PKM, Haidawati, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas ibu-ibu sebagai pilar utama tumbuh kembang anak.
“Kami ingin para ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyediakan makanan sehat berbasis potensi lokal. Lebih jauh, kami berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada peningkatan gizi keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha jajanan sehat yang dapat menambah pendapatan rumah tangga,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan, R. Marwita Sari Putri, sebagai anggota tim menambahkan kegiatan ini juga diharapkan dapat mengubah mitra non-produktif menjadi mitra produktif.
“Ibu-ibu di desa ini memiliki potensi besar. Dengan keterampilan baru yang diberikan, mereka dapat berkreasi dan menghasilkan produk pangan sehat bernilai jual,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Tim PKM UMRAH berharap terjalin keberlanjutan program dan pendampingan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan inovasi menu sehat berbahan ikan lokal.
“Tentunya kita kedepan akan terus terjalin keberlanjutan program dan pendampingan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan inovasi menu sehat berbahan ikan lokal,” harapnya.







