Warga Anambas Digegerkan Temuan Mayat di Tepi Jalan M.H Thamrin Tarempa

banner 120x600

Anambas – Warga Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, digegerkan dengan penemuan mayat pria di tepi Jalan M.H. Thamrin, Jumat 17 Oktober 2025.

Korban diketahui bernama Harsyad, berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang berdomisili di Kelurahan Tarempa.
Penemuan mayat itu awalnya diketahui Retno Hadi Putra (20), warga Desa Tiangau, saat mengantarkan semen menggunakan mobil pick-up L300.

banner 325x300

“Saya lihat seperti kaki manusia di semak-semak pinggir jalan. Karena sedang bawa barang, saya lanjut dulu. Tapi setelah selesai, saya kembali untuk memastikan, dan ternyata benar orang,” ujar Retno kepada petugas.

Kaget dengan temuannya, Retno melapor ke pemilik toko tempatnya bekerja, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Siantan. Tim gabungan dari Satreskrim Polres Kepulauan Anambas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi telentang di semak-semak, mengenakan kaos abu-abu lengan pendek, celana pendek, dengan sandal masih menempel di kaki kirinya. Usai olah tempat kejadian, sekira pukul 10.20 WIB, jasad korban dievakuasi ke RSUD Tarempa untuk dilakukan visum.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit gula darah tinggi dan baru saja menjalani kontrol kesehatan di Tanjungpinang.

Kasatreskrim Polres Kepulauan Anambas AKP Bambang Sutmoko, menyebutkan pihaknya masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian.

“Belum ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan. Namun kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh kemungkinan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut secara menyeluruh. Pihaknya pun telah meminta tim Inafis untuk melakukan proses sesuai prosedur.

“Kami telah menurunkan tim Inafis dari Satreskrim untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Semua kemungkinan kami dalami, termasuk faktor medis,” kata Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian dan rumah sakit. Jangan berspekulasi, kami akan sampaikan perkembangan hasil penyelidikan secara terbuka,” tegasnya.

Penemuan jasad PNS ini, sempat menarik perhatian warga karena lokasi kejadian berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui kendaraan dan pejalan kaki.