Tim PKM Umrah Sasar Kampung Madong, Bantu Optimalisasi Produksi dan Kesehatan Ikan Kerapu

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungpinang – Tim akademisi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Madong, Tanjungpinang.

Kegiatan yang didukung dana hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek tahun anggaran 2025 ini dipimpin dosen jurusan Budidaya Perairan UMRAH Daniel Sinaga.

banner 325x300

Program pengabdian yang berlangsung pada Rabu 27 Agustus 2025 tersebut mengusung tema ‘Optimalisasi Produksi dan Manajemen Kesehatan Ikan’ dengan sasaran utama kelompok pembudidaya ikan kerapu di Kampung Madong.

Kegiatan Pengabdian  ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pembudidaya, baik dari sisi produksi maupun pemahaman tentang manajemen kesehatan ikan yang tepat guna.

“Peningkatan produktivitas perikanan budidaya tidak hanya bergantung pada pakan dan kualitas air, tetapi juga pada kemampuan pembudidaya dalam mengelola kesehatan ikan secara berkelanjutan. Inilah yang ingin kami dorong melalui pelatihan ini,” ujar Daniel Sinaga di sela kegiatan.

Selain memberikan materi, tim akademisi UMRAH juga melibatkan mahasiswa dalam praktik lapangan sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi civitas akademika.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menegaskan bahwa pengabdian bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat pesisir.

Masyarakat pembudidaya di Kampung Madong menyambut baik program tersebut. Kelompok pembudidaya berharap pengetahuan dan keahlian yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas produksi kerapu, yang selama ini menjadi komoditas unggulan sekaligus sumber penghidupan utama di wilayah tersebut.

“Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara UMRAH dan kelompok pembudidaya, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi juga mampu memperkuat daya saing perikanan budidaya di Tanjungpinang dalam jangka panjang,” tutupnya.

 

banner 325x300