Bintan – Pelabuhan Roro Tanjung Uban merupakan akses penyeberangan laut yang berada di bawah pengelolaan BUMN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Meskipun berlahan telah memiliki sistem elektronik, namun panumpang masih mengeluhkan soal pelayanan E tiketing yang hanya dilayani satu loket.
“Saya sempat harus mengantri cukup lama di depan loket masuk terminal,” ujar Rahmat kepada wartawan Tanjungpinang Pos, Senin 4 Agustus 2025.
Sejak awal tahun 2025 Pelabuhan RoRo Tanjung Uban tersebut telah memberlakukan pembelian tiket secara daring melalui aplikasi resmi Ferizy, sehingga pembelian tiket secara langsung di pelabuhan tidak lagi tersedia.
Aplikasi ini memudahkan pengguna jasa untuk memesan tiket, melakukan pembayaran, mengelola riwayat perjalanan, sekaligus memperoleh informasi tentang layanan ASDP dan fasilitas pelabuhan.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Sukma, salah seorang Staf Pelabuhan RoRo Tanjung Uban menjelaskan bahwa pihaknya akan membuka tiga loket sekaligus apabila terjadi lonjakan penumpang.
“Kami memantau kondisi melalui CCTV dan petugas lapangan. Jika antrean menumpuk, kami segera menambah loket,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, PT ASDP juga menyiapkan kapal tambahan pada malam hari untuk melayani penumpang.







