TANJUNGPINANG – Perum Bulog Cabang Tanjungpinang mulai menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Sebanyak 59.662 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah kerja Bulog Tanjungpinang akan menerima bantuan tersebut.
Penyaluran bantuan pangan tahap kedua dimulai Rabu (19/8/2026) dan dilakukan sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan. Setiap KPM mendapatkan 30 kilogram beras kualitas medium, dengan rincian 10 kilogram untuk masing-masing bulan.
Kepala Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan penyaluran tahap kedua memiliki perbedaan dibandingkan bantuan pangan tahap pertama. Jika sebelumnya penerima mendapatkan beras dan minyak goreng, pada tahap kali ini bantuan yang diberikan hanya berupa beras.
“Untuk penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September ini, masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan,” ujar Arief.
Wilayah kerja Perum Bulog Cabang Tanjungpinang mencakup empat kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Berdasarkan data penerima bantuan pangan tahap kedua, Kota Tanjungpinang menjadi daerah dengan jumlah KPM terbanyak, yakni 22.174 penerima.
Selanjutnya, Kabupaten Lingga tercatat memiliki 17.006 KPM, Kabupaten Bintan sebanyak 13.015 KPM, dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 6.467 KPM.
Arief menjelaskan jumlah penerima pada penyaluran tahap kedua mengalami perubahan dibandingkan tahap pertama. Perubahan tersebut terjadi setelah pemerintah pusat melakukan pemutakhiran data penerima bantuan.
Di Kota Tanjungpinang, misalnya, jumlah KPM berkurang 1.206 penerima. Pada tahap pertama tercatat sebanyak 23.380 KPM, sedangkan pada tahap kedua menjadi 22.174 KPM.
Sementara itu, sejumlah daerah lainnya mengalami perubahan jumlah penerima, baik peningkatan maupun penurunan, sesuai hasil pemutakhiran data pemerintah pusat.
“Data ini berasal dari pemerintah pusat melalui pemutakhiran DTSEN yang diolah oleh BPS. Menjelang alokasi ini memang ada plus minus data di tiap wilayah, ada yang naik dan ada yang turun sesuai pembaruan dari pusat,” jelas Arief.
Meski terjadi perubahan jumlah penerima, Bulog memastikan kualitas beras yang disalurkan tetap memenuhi standar Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Kualitas beras ini sesuai dengan yang dikelola pemerintah, yaitu cadangan pemerintah kualitas medium,” katanya.
Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat selama tiga bulan sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, program bantuan pangan CBP juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pasokan beras serta membantu mengendalikan gejolak harga beras di wilayah Kepulauan Riau.
Rincian Penerima Bantuan Beras Tahap Kedua
| Wilayah | Jumlah KPM |
|---|---|
| Kota Tanjungpinang | 22.174 |
| Kabupaten Lingga | 17.006 |
| Kabupaten Bintan | 13.015 |
| Kabupaten Kepulauan Anambas | 6.467 |
| Total | 59.662 |






