Utama  

Ketika Kepedulian Polisi Menyatukan Warga Marok Tua ‎

Kapolsek Singkep Barat, IPTU Young Risa, S. Sos.
banner 120x600
banner 468x60

LINGGA — Di sebuah desa pesisir yang tenang di Kecamatan Singkep Barat, langkah sederhana seorang anggota polisi menghadirkan makna yang begitu dalam bagi masyarakat. Bukan operasi besar ataupun penindakan hukum, melainkan kepedulian kecil yang menyentuh kehidupan warga sehari-hari.

‎Sabtu pagi itu, BRIGPOL Sohirson Duky Buulolo, Bhabinkamtibmas Desa Marok Tua dari Polsek Singkep Barat, mendatangi dua tempat ibadah di desa tersebut. Di tangannya, ia membawa sapu, kain pel, sikat lantai, ember, dan berbagai perlengkapan kebersihan lainnya. Bantuan sederhana yang mungkin terlihat biasa, namun memiliki arti besar bagi masyarakat yang menerimanya.

banner 325x300
Penyerahan alat kebersihan kepada pengurus masjid oleh bhabinkamtibmas Marok tua, BRIGPOL Sohirson Duky Buulolo.

‎Satu per satu alat kebersihan itu diserahkan kepada pengurus Masjid Al-hikmah dan pengurus kelenteng Desa Marok Tua. Di wajah para penerima tampak senyum hangat dan rasa haru, karena perhatian yang diberikan bukan semata tentang barang, tetapi tentang rasa peduli dan kehadiran.

‎Bagi Sohirson, menjaga keamanan wilayah bukan hanya soal patroli dan penegakan hukum. Menurutnya, kedekatan emosional dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

‎“Kalau masyarakat merasa diperhatikan, merasa dekat dengan polisi, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ucapnya dengan sederhana.

‎Di Masjid Al-hikmah, bantuan diterima langsung oleh Ayu selaku pengurus masjid. Sementara di kelenteng desa, Comeng menyambut kedatangan Bhabinkamtibmas dengan penuh kehangatan. Kehadiran polisi di dua rumah ibadah berbeda itu menjadi gambaran nyata tentang toleransi yang hidup dan tumbuh alami di tengah masyarakat Desa Marok Tua.

‎Tak ada sekat agama maupun perbedaan latar belakang. Yang ada hanyalah semangat kebersamaan untuk menjaga lingkungan tempat ibadah agar tetap bersih, nyaman, dan menjadi ruang damai bagi siapa saja yang datang berdoa.

‎Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan sosial.

Penyerahan alat kebersihan kepada kelenteng Desa oleh bhabinkamtibmas Marok tua, BRIGPOL Sohirson Duky Buulolo.

‎Menurutnya, tempat ibadah bukan hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga simbol persatuan masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihannya berarti ikut merawat kenyamanan dan keharmonisan warga.

‎“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Ketika hubungan itu terjalin baik, maka situasi kamtibmas yang aman dan damai juga akan lebih mudah tercipta,” ujar IPTU Young Risa.

‎Di tengah perubahan zaman dan kehidupan sosial yang semakin dinamis, nilai-nilai kepedulian seperti inilah yang justru terasa semakin penting. Sebab terkadang, masyarakat tidak selalu membutuhkan hal-hal besar. Kehadiran, perhatian, dan kepedulian sederhana sering kali lebih membekas di hati.

‎Apa yang dilakukan BRIGPOL Sohirson Duky Buulolo mungkin tampak kecil bagi sebagian orang. Namun bagi warga Desa Marok Tua, langkah itu menjadi bukti bahwa polisi bukan hanya hadir ketika ada persoalan, melainkan juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

‎Dari sapu yang dibagikan, lantai rumah ibadah yang dibersihkan, hingga senyum hangat yang tercipta pagi itu, tersimpan pesan tentang indahnya kebersamaan dan toleransi yang terus dirawat di Kabupaten Lingga.

‎Di Desa Marok Tua, harmoni tidak hanya diucapkan. Harmoni hidup dalam tindakan sederhana, dalam gotong royong, dan dalam kepedulian yang tumbuh tanpa memandang perbedaan.

 

(Adhe Bakong)

banner 325x300