Utama  

Gerindra Lingga Akui Beban Moral, Tengku Nazwar Soroti Kinerja Pemkab

Photo Istimewa :Tengku Nazwar, Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Lingga.
banner 120x600

LINGGA – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lingga, Tengku Nazwar, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sosial-ekonomi di Kabupaten Lingga yang dinilai belum stabil dalam beberapa waktu terakhir.

‎Ia menyoroti sejumlah persoalan, di antaranya belum dilunasinya hak-hak kontraktor oleh pemerintah daerah, tertundanya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga munculnya aksi demonstrasi oleh aliansi pemuda setempat.

banner 325x300

‎“Ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi sudah menyentuh aspek kepercayaan publik. Ketika hak-hak seperti pembayaran pekerjaan dan kesejahteraan ASN tertunda, dampaknya bisa meluas terhadap kondisi sosial dan ekonomi daerah,” ujar Tengku. Selasa (14/4/26).

‎Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat serta aktivitas ekonomi di daerah apabila tidak segera diselesaikan.

‎Tengku juga menyatakan bahwa secara politik dirinya merasakan tanggung jawab moral atas situasi yang terjadi. Hal itu berkaitan dengan posisi partai yang dipimpinnya sebagai salah satu pengusung pasangan kepala daerah pada Pilkada sebelumnya.

‎“Sebagai bagian dari partai pengusung, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal agar pemerintahan berjalan sesuai harapan masyarakat. Dan hal ini tentu sesuai dengan arahan Presiden, Pak Prabowo subianto agar Partai Gerindra tetap peduli dan dekat dengan masyarakat. untuk itu Kami mendorong agar persoalan ini dapat diselesaikan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

‎Meski Wakil Bupati Lingga, Novrizal, telah memberikan angin segar bahwa pembayaran THR direncanakan dapat direalisasikan pada April ini, Tengku menilai pemerintah daerah tetap perlu memperbaiki pola komunikasi kepada publik.

‎“Memang ada keterbatasan fiskal, namun komunikasi publik perlu dijaga. Pemerintah daerah diharapkan lebih transparan dan responsif agar informasi yang disampaikan tetap kredibel dan sesuai dengan harapan masyarakat,” tutupnya.

‎Dengan berbagai dinamika yang terjadi, masyarakat kini menantikan realisasi janji pemerintah sekaligus langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan untuk memulihkan kondisi sosial-ekonomi di Kabupaten Lingga.

‎(Adhe Bakong)