Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar kegiatan ramah tamah bersama investor atau pelaku usaha, Senin (24/11/2025).
Selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi aksi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan mendorong iklim usaha yang semakin kondusif di Batam.
Dalam kegiatan tersebut, BP Batam memaparkan beberapa langkah strategis terkait simplifikasi perizinan dan peningkatan layanan investasi pasca terbitnya PP Nomor 25 dan PP Nomor 28 Tahun 2025.
“Kami akan terus membenahi regulasi yang tumpang tindih dan melakukan simplifikasi perizinan agar Batam tumbuh sebagai kota yang ramah investasi. Saya optimistis pertemuan ini menjadi tonggak kemajuan Batam ke depannya,” kata Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Para pelaku usaha yang hadir secara sukarela juga menyampaikan inisiatifnya untuk mendukung pemerintah, khususnya dalam mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Mereka meyakini bahwa program ini dapat meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di Kota Batam.
“Komitmen kami adalah tidak akan mempersulit pelaku usaha. Atensi luar biasa kali ini mesti kita imbangi dengan kerja-kerja luar biasa. Harus ada kesepahaman dan kolaborasi yang nyata untuk membangun Batam tercinta,” tambah Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.***
Narasi & Foto : Istimewa














