Mendagri Larang Kepala Daerah Gelar Acara Seremonial Mewah yang Menimbul Kegaduhan Baru

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan  seluruh kepala daerah untuk menunda kegiatan seremonial mewah di tengah kondisi sosial yang memanas.

Dia menegaskan, masyarakat saat ini sangat sensitif terhadap perilaku pejabat, sehingga pesta maupun acara berlebihan berpotensi menimbulkan kegaduhan baru.

banner 325x300

Pernyataan itu disampaikan Tito saat rapat koordinasi dengan kepala daerah di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2025).

“Kami juga menyampaikan, bahwa tunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, dengan musik-musik, seperti pesta. Di tengah situasi seperti ini sangat sensitif,” kata Tito seperti dilansir inews.

Eks Kapolri tersebut mengaku khawatir jika ada pejabat daerah yang tetap nekat menggelar pesta mewah. Menurutnya, kegiatan itu bisa dipotong, diedit, lalu diviralkan di media sosial sehingga menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah.

“Nanti kalau pesta-pesta ada musik musiknya, dipotong, dibuat di TikTok dan lain-lain, kemudian dibandingkan dengan masyarakat yang lagi menuntut sikap low profile pada pejabat. Dibandingkan nanti akan menjadi amunisi baru yang digoreng oleh siapa pun,” ujar Tito.

banner 325x300