Bintan – Tim gabungan penyelamat dari warga, Polairud dan Basarnas terus melakukan pencarian seorang nelayan Misran (47), yang tenggelam di perairan Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, sejak Selasa 19 Agustus 2025 kemarin.
Hingga memasuki hari ke dua, proses pencarian korban hingga jelang malam belum juga membuahkan hasil yang positif.
Informasi yang dihimpun, dari sejumlah nelayan yang berada lokasi, sebelum kejadian itu, perahu korban sempat berputar-putar sebelum akhirnya berhenti lantaran kehabisan bahan bakar.
Rekan-rekan korban yang sedang melaut berusaha memberikan pertolongan, namun ketika sampai di lokasi, korban sudah tidak berada di atas perahu miliknya.
Kabar hilangnya korban langsung menyebar di kalangan nelayan setempat. Nelayan dari Desa Busung, Desa Pengujan, dan Desa Kuala Sempang kemudian ikut serta membantu pencarian hingga hari ini.
Ramlan, nelayan Desa Busung, membenarkan bahwa pencarian dilakukan secara bergotong royong bersama aparat terkait.
“Ini kita bergotong royong, turun ke laut mencari korban, supaya cepat ditemukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Busung, Rusli, menunjukkan kepeduliannya dengan menyediakan bahan bakar dan konsumsi bagi para nelayan yang turut serta melakukan pencarian.
Rusli juga mengimbau para nelayan untuk selalu berhati-hati sebelum berangkat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta melengkapi diri dengan life jaket guna menjaga keselamatan.
“Saya mengajak kepada para nelayan agar selalu waspada dan hati hati saat melaut, pelampung, life jaket selalu sedia,” tegasnya.
Hingga hari ini, pihak Polairud dan Basarnas menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan bersama melibatkan masyarakat nelayan dan berbagai unsur.






