Kepala BP Batam/Walikota Batam Muhammad Rudi mendampingi kunjungan kerja Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Minggu (13/8/2023).
Selama di Batam kemarin, Bahlil menggelar kunjungan dan rapat koordinasi percepatan pengembangan investasi di kawawan Pulau Rempang.
Muhammad Rudi mengatakan, ada sejumlah persoalan yang harus dituntaskan dalam rangka menyelesaikan Pulau Rempang yang akan dikembangkan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG).
Salah satunya adalah persoalan relokasi bagi warga di Pulau Rempang. Mulai pembangunan rumah, fasilitas sosial hingga fasilitas umum.
“Saran dari pak Menteri, dan masukan dari kami sudah disampaikan. Pak Menteri nantinya akan mencari solusi. Agar ada satu regulasi yang diberikan kepada BP Batam. Agar BP Batam, bisa menyelesaikan permasalahan ini dan segera merealisasikan investasi di Pulau Rempang,” ujar Muhammad Rudi.
Persoalan tersebut tentunya harus segera dituntaskan, karena akan ada investasi yang masuk ke Pulau Rempang senilai Rp 174 triliun.
“Relokasi ini harus dilakukan dalam rangka mendorong investasi. Mereka akan mendapat kaveling 200 meter persegi dan rumah tipe 45. Tentunya juga dengan akses jalan ke pantai yang baik, agar aktivitas mereka juga bisa terus berjalan,” kata Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.***
Narasi & Foto : Istimewa












