Indeks

Kapten Laut Satria Gumilar, Putra Asli Tanjungpinang, Jadi Komandan Upacara HUT ke-80 RI

Kapten Laut (P) Satria Gumilar, S.T.han, putra daerah asli Tanjungpinang yang dipercaya menjadi komandan upacara. F-Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Senja di Kantor Wali Kota Tanjungpinang terasa berbeda pada Minggu (17/8/2025). Upacara penurunan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat, dipimpin oleh sosok yang membanggakan: Kapten Laut (P) Satria Gumilar.

Pria kelahiran Tanjungpinang ini dipercaya sebagai komandan upacara, sebuah peran yang diembannya dengan penuh wibawa. Kehadiran Kapten Satria menjadi kebanggaan tersendiri bagi kota kelahirannya. Ia adalah putra daerah asli yang menempuh seluruh pendidikan dari SD hingga SMA di Tanjungpinang sebelum melanjutkan ke Akademi Angkatan Laut di Surabaya.

Sebagai penerbang TNI AL yang kini menjabat Komandan Pesawat Udara 4 Flight 1 Skuadron 400 Wing Udara 1 Puspenerbal, Kapten Satria telah mengabdi dengan total jam terbang 850 jam. Pengalaman dan dedikasinya menjadikan ia contoh nyata bagaimana anak daerah bisa sukses dan kembali mengabdi di kota asalnya.

Wakil Wali Kota Raja Ariza, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. “Setiap kita memiliki peran untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan,” ujarnya dalam sambutan.

Kehadiran Kapten Satria Gumilar sebagai komandan upacara bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah pesan bahwa anak-anak Tanjungpinang memiliki potensi besar untuk mengabdi dan memimpin di tingkat nasional. Ia menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus berjuang dan berkarya demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Exit mobile version